Community

GUBERNUR ANIES BASWEDAN : TANTANGAN BAMUS BETAWI KEDEPAN MENGEMBANGKAN KEBUDAYAAN BETAWI MELALUI GAGASAN, NARASI DAN KARYA NYATA

JakartaARSNewsy,-

Dengan bertemakan Menjaga, Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Betawi, maka Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan bahwa tantangan kedepan Badan Musyawarah Masyarakat (BAMUS) Betawi yakni bagaimana mengembangkan budaya Betawi di tengah tengah dinamika perkembangan masyarakat Jakarta dewasa ini.

Demikian hal tersebut dikemukakan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat memperingati Hari Jadi Bamus Betawi ke-37 tahun, sekaligus memperingati Hari Jadi Kota Jakarta ke- 492 tahun di Sun Lake Hotel (18/8) Jakarta Utara, yang juga dihadiri Sekjen Bamus Betawi, H. Syarif Hidayatullah, SIP; Majelis Adat Bamus Betawi, HM Nuri Thahir; Wakil Ketua Majelis Adat H. Murdhani,SH, MH, ; Anggota Bamus H. Effendi Yusuf; Mayjen (Purn) Dr. H Abdul Syukur; Walikota Jakarta Pusat Bayu Meg Hantara, Walikota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau, Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar SSi, MAP, serta Asisten Teritorial Kodam V Jaya Kol.Inf Jakcy Ariestanto.

Selanjutnya Gubernur Anies memberikan apresiasinya yang luas bagi Bamus Betawi yang sudah 37 tahun membina serta melestarikan kebudayaan Betawi. Oleh karenanya dibutuhkan Bamus Betawi untuk berperan lebih besar lagi didalam mengembangkan budaya Betawi dan sekaligus Pemerintah Propinsi DKI membuka seluas luasnya kerjasama dengan Bamus Betawi, lanjutnya lagi.

Sementara itu mewakili Ketum Bamus Betawi, H. Abraham Lunggana, SH, yang tengah berhalangan hadir, selaku Ketua Panitia Pelaksana Acara Ulang Tahun BAMUS Betawi ke – 37 dan HUT Jakarta ke-492, H. Syarif  Hidayatullah, Sip yang juga Sekjen Badan Musyawarah Masyarakat Betawi, mengingatkan bahwa melalui Perda Nomor 4 tahun 2015,  Bamus Betawi merupakan Leading Sector dari perhelatan budaya, nafas budaya, dan roh budaya yang berkembang di Jakarta dan sekitarnya.

Dan Bamus Betawi sebagaimana juga amanat Gubernur, lanjutnya adalah bagian yang terintergral untuk dapat menjaga, melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi. Oleh karenanya, Bamus Betawi harus memiliki gagasan-gagasan masa depan. Bamus Betawi harus berperan efektif melalui gagasan, narasi dan karya nyata.

“Dia harus lahir sebagai persfektif masa depan, dia harus memiliki narasi yang cukup. Bamus betawi harus lahir dengan dimensi pemikiran seperti itu. Bamus Betawi tidak memerlukan jawaban dari sebuah jawaban karya itu dengan bahasa komunikasi tapi dia harus mampu memberikan jawaban dengan jawaban rasa. Dan ketika Bamus Betawi sudah menjadi bagian dari frontline dan dia masuk ke garis belakang itu dan efektifitasnya dapat dirasakan maka Bamus Betawi sudah tidak lagi perlu menjawab dengan bahasa verbal karena kemajuan itu telah lahir dan rasa itu telah dinikmati,” papar Sekjen Bamus Betawi H. Syarif  Hidayatullah, Sip.

Sedangkan Ketua Majelis Adat Badan Musyawarah Masyarakat Betawi HM Nuri Thahir mengingatkan bahwa Bamus Betawi kiranya juga harus memperhatikan pembinaan kader penerus sehingga estafet kepemimpinan dapat berjalan dengan baik.

“Jadi kepada Dewan Pengurus di Hari Ulang Tahun Bamus Betawi ke-37, saya berharap dapat dijadikan momentum untuk kembali merapatkan barisan dan menata serta melaksanakan berjalannya organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sudah di selesaikan oleh tim penyelaras. ini saatnya kita merapatkan barisan untuk mencapai tujuan bersama dalam Bamus Betawi,” ujarnya.

Dalam perhelatan Hari Jadi Bamus Betawi ke-37 sekaligus memperingati Hari Jadi Kota Jakarta ke-492 tahun, Tadjudin Aditya melalui SK No.16/ SK-BB/ VIII/ 2019 tertanggal 11 Agustus 2019, membacakan pemberian Penganugerahan Penghargaan dan Medali Penghormatan Badan Musyawarah Masyarakat Betawi kepada antara lain H.Syamsudin Combo Pemilik Rumah Makan Sayur Gabus; Supandi Pemilik Sanggar Betawi Utan Panjang; Hj.Thoyyibah Pemilik Rumah Busana Betawi; H.Iwan Aswad Naseh Pemilik Sanggar Betawi Kebon Sirih; Endang Suratman Pemilik Bir Pletok Setu Babakan; H.Abdul Wadud HD Pemilik Dodol Bunga Khas Betawi; dan Ernawati Pemilik Seraci Batik Betawi.

Para penerima Penganugerahan Penghargaan dan Medali Penghormatan Badan Musyawarah Masyarakat Betawi ini dianggap berjasa dan layak sehingga pantas diapresiasi sebagai tokoh tokoh yang turut serta berperan aktif dalam menjaga, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Betawi.

(yap; foto dok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *