Entertainment

FILM 6.9 DETIK LOLA AMARIA UNGKAP KISAH ATLET ASAL GROBOGAN ARIES SUSANTI RAHAYU

JakartaARSNewsy,-

Kali ini Lola Amaria kembali membuat Film terbarunya yang menarik yang berjudul 6.9 detik. Film besutan Aktris dan sekaligus sebagai sutradara  Lola Amaria ini, menceritakan tentang kehidupan dan perjuangan sosok wanita bernama Aries Susanti Rahayu, atlet nasional cabang olahraga panjat dinding asal Grobogan, Jawa Tengah, yang berjaya di Asian Games di Jakarta-Palembang tahun lalu.

Lola menceritakan bahwa di ajang olahraga para atlet se-Asia, Aries Susanti Rahayu menyumbangkan 2 medali emas dari panjat dinding untuk Indonesia. Tak hanya 2 medali emas untuk negaranya, Aries mencetak waktu 6,9 detik di kategori speed climbing performa di dinding setinggi 20 meter yang membuat Aries Susanti Rahayu memecahkan rekor dunia panjat dinding.

“Kisah hidup dan prestasi Ari Susanti Rahayu sangat menginspirasi. Itu alasan mengapa saya tertarik mengangkat kisah hidupnya ke film,” ungkap Lola Amaria

“Kisah hidup Aries sampai juara dunia sangat inspiratif, bayangkan  dari keluarga sederhana nun jauh di kampung Grobogan Jawa Tengah. Makanya saya mau produksi film 6,9 detik,” ujar Lola Amaria usai nobar di Bioskop XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan Rabu (18/9)

      Di film yang dibintangi  Aries Susanti Rahayu, dan  Ariyo Wahab ini  tidak saja ingin memberi inspiratif kepada generasi muda, juga ingin memotivasi Aries agar bisa memecahkan rekor dunia panjat tebing 7,1 yang direbut atlet China.

“Lewat film ini, saya ingin memberi motivasi pada Aries agar bisa pecahkan rekor dunia pada Olimpiade Tokyo 2020, makanya saya kasih judul film 6,9 detik. Agar selalu diingat Aries, karena waktu latihan rekor Aries 6,8 detik,” kata sutradara Minggu Pagi di Victoria Park ini.

Meski film 6,9 Detik sangat inspiratif dan lumayan bagus tapi Lola nggak kepikiran untuk mengikutkan filmnya pada Academy Awards 2021. “Ternyata ikut Academy Awards biayanya lumayan besar, makanya saya nggak kepikiran untuk mengikut sertakan film ini pada Academimy Awards,” pungkas Lola Amaria .

Sebagai sutradara, Lola Amaria tidak pernah berfikir. Filmnya akan menang di ajang fesival film. “Saya sebagai sutradara, selama Cerita menarik dan menantang saya buat tanpa harus memikirkan filmnya mau diikutsertakan untuk festival atau tidak.” Cetus Lola

   Apalagi setelah menjadi tim seleksi film yang bakal di kirim ke Academy Awards 2019,  ternyata membutuhkan biaya tidak sedikit. “Makin nggak kepikiran untuk mengikut sertakan film saya di Academy Awards. Makanya sekarang dalam membuat film, tanpa target untuk diikutsertakan dalam festival. ” Ujar Lola dengan anda serius.

Meski begitu ketika mendapat cerita film 6,9 true story’ Aries Susanti Rahayu  atlet panjat tebing yang berhasil menyabet 2 medali Asian Games 2018-2019 di Jakarta dan Palembang. “Kisahnya inspiratif banget, perjalanan juara dunia panjat tebing yang datang dari keluarga sederhana di Grobogan, Jawa Tengah. Seorang cewek dari keluarga miskin tapi bisa juara dunia. Jadi siapa saja bisa berprestasi asal mau latihan dan kerja keras.

Soal pemilihan judul 6,9 diambil dari rekor ‘motivasi’ sementara dunia panjat tebing 7, 1 detik. “Pilihan 6,9 lebih kita memberikan motivasi ke ayu, agar bisa memecahkan rekor dunia 6,9. Karena rekor latihan Ayu 6,8 detik. Makanya kami memberi motivasi 6,9 detik,” tandas Lola Amaria ( Donididon )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *