In Health

RAKYAT SEHAT NEGARA TIDAK DEFISIT PEMBIAYAAN KESEHATAN, SENAM MASSAL ORHIBA HARAPAN BARU UNTUK HIDUP LEBIH SEHAT

JakartaARENewsy,- Ingin terus memiliki harapan baru untuk hidup lebih baik, lebih sehat dan lebih dinamis serta menjadi bagian gaya hidup kaum milenial. Lakukanlah sesi Olahraga Hidup Baru (ORHIBA) yang sangat sederhana dan hanya berpusat di perputaran tangan serta pengaturan napas sehingga dengan olahraga ini dapat membuat tubuh kita menerima energi positif lebih besar.

Widya Mukti, selaku Ketua ORHIBA IndonesiaDemikian dikemukakan Widya Mukti, selaku Ketua ORHIBA Indonesia dan sekaligus Ketua Pelaksana Acara Senam Massal ORHIBA di halaman kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, (27/10) dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda, dimana di ikuti oleh lebih dari 500 peserta.

“Olahraga sudah menjadi gaya hidup sebagian besar masyarakat, dan para kaum milenial. Baik olahraga yang bersifat indoor maupun outdoor. Dan ORHIBA atau olahraga hidup baru, yang gerakannya sangat sederhana dan hanya berpusat di perputaran tangan serta pengaturan napas. Dipercaya dapat memberikan harapan baru bagi pelakunya untuk hidup lebih sehat”, ungkap Widya Mukti.

Karena gerakan olahraga ini dapat membuat tubuh kita menerima energi lebih besar, lanjutnya, dan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, baik sendiri sendiri maupun secara massal. Dan ORHIBA komplimenter dapat membuang energi negatif atau tekanan mental seperti stress, badmood, mood swing dan lesu atau hal-hal energi negatif lainnya.

Gerakan ORHIBA Komplimenter kurang dari 5 menit namun memiliki efek yang luar biasa, yaitu selain menjadikan mental diri stabil, memberikan kesegaran pada tubuh, meningkatkan daya ingat dan pastinya sehat secara Holistik.  Seperti melakukan gerakan-gerakan untuk detox mental, lalu mengusap dan menyayangi tubuh sendiri sebagai bentuk rasa bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena sudah memberikan kesehatan jasmani dan rohani sampai dengan saat ini.

Senam Massal Orhiba

ORHIBA merupakan gerakan yang merangsang tubuh untuk menerima energi dari alam. Dengan energi yang terserap akan merasakan keseimbangan pikiran dan jiwa yang berujung pada pemulihan fungsi tubuh – pembaharuan tubuh. Secara tak langsung, pikiran dan jiwa akan membantu tubuh menjadi lebih sehat. Disamping ORHIBA juga sangat cocok untuk para atlet untuk melakukan pemanasan dan pendinginan.

ORHIBA yang dicetuskan (alm) Saerang itu, pada hari ini menggelar seri ORHIBA Koplimenter di lingkungan Kemenpora untuk menyambut hari Sumpah Pemuda. Seri ORHIBA Koplimenter ini sering digunakan oleh psikiater atau ahli kejiwaan untuk membantu pasien-pasien yang terkena gangguan mental. Dan kegiatan ini sekaligus untuk membudayakan olahraga yang dihadiri lintas profesi, beberapa komunitas anak muda, fun bike, komunitas ASN – LAN, dan pengendara Ojol.

“Senam ORHIBA merupakan senam yang simple dan dapat dilakukan di tengah kegiatan sehari-hari dan olah raga ini sudah menjadi sebuah lifestyle. Saya baru 7 tahun terlibat di ORHIBA dan banyak sekali manfaatnya. Tubuh semakin sehat, tak pernah lagi bad mood. Saya selalu mensosialisasikan ORHIBA ini kepada keluarga, teman, dan komunitas-komunitas, agar mereka bisa melakukan ORHIBA dahulu sebelum melaksanakan olah raga atau aktivitas lain. Oleh karenanya saya berharap dapat terus memasyarakatkan ORHIBA ini. Kalau kita semua sehat maka negara tidak akan defisit untuk pembiayaan kesehatan”, pungkas Widya Mukti.

Widya Mukti, bersama penggiat senam Orhiba

ORHIBA Indonesia memiliki kesekretariatan di GBK, Pengurus Besar ORHIBA Indonesia. Sebenarnya ini menjadi pekerjaan bagi Menpora baru, karena UU No.3 tahun 2005 ini sampai sekarang menemui kesulitan soal dana pembinaan bagi olah raga rekreasi, karena di dalam undang-undang tidak secara jelas dan spesifik mengatakan bahwa dana pembinaan akan diterima oleh induk-induk organisasi olah raga, baik itu olah raga kompetisi maupun olah raga rekreasi, maka menjadi bias dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Menpora yang baru dan anggota DPR. Harapannya agar undang-undang itu bisa direvisi sehingga para stakeholder bisa melakukan aktivitas kegiatannya tanpa harus membebani pihak-pihak yang tidak terkait. (bc; foto ima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *