Art & Culture

SUSTAINABLE GREEN X ECO FASHION WEEK INDONESIA 2019 KOLABORASI SARINAH BERSAMA ECO FASHION INDONESIA

JakartaARSNewsy-, Dunia fesyen saat ini menjadi lebih inklusif, sementara disisi lainnya, dunia fesyen memilik sifat melakukan dan memfasilitasi hubungan antara keragaman dan identitas. Dan fesyen berkelonjutan menjadi agenda penting Indonesia untuk memotivasi semakin banyak pelaku bisnis fesyen di Indonesia untuk mengkomunikasikan nilai nilai lingkungan serta budaya. Apalagi Indonesia memiliki  300 kebudayaannya, 200 spesies tanaman dan hewannya, serta area airnya pun terbesar di dunia, yakni 6% area air dunia.

Lies Permana Lestari Direktur Retail PT. SarinahDengan potensi yang sangat besar sebagai produser produk fesyen berkelanjutan terbesor di dunia, PT. Sarinah (Persero) melalui Sarinah The Window of Indonesia bekerjasama dengan Eco Fashion Indonesia menggelar kegiatan Green Sarinah X Eco Fashion Indonesia bertajukkan ‘Sustainable Green’  dengan mengajak  masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga lingkungan demi keberlanjutan ekosistem,  di UG Floor Sarinah  Thamrin, berlangsung 5 – 7 Desember 2019.

Sarinah The Window of Indonesia merupakan satu satunya BUMN dengan bisnis utamanya ritel dan pelopor peritel modern pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1962. Sebagai Dept. Store yang dalam menjalankan bisnisnya tidak hanya berorientasi pada profit tapi juga memperhatikan dampak yang ditimbulkan dari kegiatan usaha tersebut.  Sarinah pun menjaga lingkungan dan ekosistem telah menginisiasi penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (Cassava Bag).

Kegiatan ini berlangsung tiga hari itu diisi dengan workshop, talkshow eco fesyen, talkshow makonan vegetarian don fashion show eco fesyen. Tidak ketinggalan hadir pula Bazaar produk UKM eco fesyen. Dalam kesempatan ini, Menteri Desa PDT, Abdul Halim Iskandar sangat concren dengan produk eco fesyen yang dihasilkon oleh desa-desa tertinggal untuk meningkatkan perekonomion masyarakatnya.   Sekaligus memberikan pelatlhan menggunakan sumber alam dan sumberdaya yang ada tetapi tetap menjaga kelanjutan lingkungan.

Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar

Menteri Kemendesa berharap Eco Fesyen Indonesia membantu mewujudkan peningkatan perekonomian masyarakat desa tertinggal melalui pemblnaan masyarakat yang diinisiasi desainer Merdi $ihomblng sehingga produk produk hasil binaan desa tertinggal dapat  dlpresentoslkcm di Sarinah  yang dlkenal sebagai wadah UKM.  Produk yang ditampilkan diantaranya tenun dari Kabupaten Boti, Donggala, Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Direktur Ritel Sarinah Lies Permana Lestari, menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini empat Kabupaten hadir yakni Kabupaten Nias, Lombok, Donggala dan Halmahera sudah terkurasi. Dan dihadapan Dirjen ditegaskan pula bahwa Sarinah akan menjadi tempat memasarkan berbagai produk yang dihasilkan oleh desa. Sarinah siap berkolaborasi dengan Kementerian Desa. Dan produk-produk dari desa bisa di sajikan di Sarinah serta bisa menembus pasar internasional dan pasar global.

Di tahun 2020 kedepan, Sarinah ingin meningkatkan kesadaran terhadap history atau sejarah Indonesia, apapun itu dan juga budaya serta ingin menjadikan Sarinah ini menjadi tempat destinasi tidak hanya untuk produk retail biasa saja tetapi menghadirkan pengalaman dari retail itu saja. Jadi seperti modern retail, jadi apa yang akan di sajikan oleh Sarinah pasti mengenai budaya Indonesia.

Sarinah The Window of Indonesia

Seperti diketahui, Sarinah adalah legend departement store pertama di indonesia, bisa menjadi tempat aktualisasi dari produk produk bermutu buatan dalam negeri. Sarinah sekarang sudah berumur 57 tahun. Dan saat ini terus mengembangkan diri, salah satu dari wujud kecintaan kami sebagai management Sarinah yakni untuk menghadirkan berbagai produk produk Nusantara dari Sabang sampai Merauke terbaik, lanjut Lies Permana Sari.

Bahkan 11 Desember nanti, Sarinah mendukung juga program Kementerian untuk melakukan ekspor ke China dari produk-produk UKM dan ini akan kami terus kembangkan ke masa depan. Dan berbicara Eco Green ini Sarinah akan terus berkerjasama dengan kementerian-kementerian untuk terus menyajikan berbagai produk-produk dari seluruh Indonesia tersebut, tambahnya.

Sedangkan, Dirjen Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Samsul Widodo menjelaskan bahwa kegiatan ini awal untuk mengembangkan pop up store yang berkerjasama dengan Eco Fashion Week Indonesia dan Merdi Sihombing, yang terus mendampingi mengembangkan tenun-tenun di daerah-daerah tertinggal.

Dirjen Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Samsul Widodo

“Tidak hanya itu saja, para penenunnya kita hadirkan sehingga mereka tahu kain mereka menjadi apa, kita angkut peralatannya dan kita bawa orangnya, serta duduk satu baris bersama para pejabat untuk menyaksikan sebenarnya tenun mereka menjadi apa. Maka dari itu hari ini mereka hadir para penenun itu disini bersama kita”, papar Samsul Widodo.

Sesuai kegiatan Eco Fashion Week Indonesia, maka semua kain tenun yang ditampilkan menggunakan pewarna alam. Dan saat ini yang ditampilkan adalah tenun-tenun dari Kabupaten Nias Selatan, Donggala, Lombok Tengah, dan tentunya Ternate, Alor, Rote Ndao dan Timor Tengah Selatan. Tenun Donggala dan Lombok sengaja dihadirkan sekaligus melakukan revitalisasi kegiatan bagi para penenun ini sehingga ekonominya dapat berkembang lagi pasca bencana di Sulawesi Tengah dan Lombok.  Eco Fashion Week Indonesia 2018 pertama kali di gelor di Gedung Stovia yang dinisiosi Mendi Shomblng, Rho M. Darwls, don Myra Suroryo.

Sebagai pamungkas, Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengingatkan bahwa pembangunan bertumpu pada peradaban. Makanya di Kementerian Desa  sudah kita bangun sebuah konsep di atas Desa Mandiri sebuah konsep yang imajinatif. Maka di situlah akan terbangun atau terwujud yang namanya Desa Surga yang juga membangun bertumpu pada peradaban.

Lies Permana Lestari Direktur Ritel Sarinah

Oleh karena itu kita akan sangat support segala sesuatu yang terkait dengan berbagai hal yang kita butuhkan bersama-sama untuk lebih meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menuju Indonesia maju, menuju Indonesia yang lebih kompetitif yang hadir baik dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi maupun dari Kementerian lembaga lain yang senantiasa bersinergi, tutupnya. (tcs; foto lela)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *