Knowledge

50 TAHUN GRAMEDIA SEBARKAN INSPIRASI DAN MENGHIDUPI API LITERASI #GRAMEDIAUNTUKINDONESIA

JakartaRSNewsy-, Perjalanan Gramedia selama 50 tahun tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat Indonesia lintas generasi, berdiri sejak 2 Februari 1970 dan diawali dengan sebuah toko seluas 25m² di Jalan Gajah Mada, Jakarta. Kini di usia ke 50 tahun Gramedia berkembang menjadi salah satu perusahaan retail terbesar yang tersebar di Indonesia menghadirkan inspirasi di 121 toko yang tersebar di 51 kota.

Yosef Adityo GM Corporate Secretary PT. Gramedia Asri Media“Gramedia dikembangkan oleh bapak pendiri kita bapak Petrus Kanisius Ojong dan Jakob Oetama. Selama perjalanan 50 tahun ini merupakan pencapaian besar dan kita juga mengalami masa pasang surut yang luar biasa, apa lagi sekarang distrubsi digital, beruntung secara Gramedia kita struggling. Tetapi apa yang selama ini kita lakukan tetap kita aktifkan atau selaraskan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat hingga bertahan hingga usia 50 tahun sekarang ini. Kalau kita bicara trigger di tahun 1998 masa itu juga menjadi trigger konsep Gramedia kita rubah dalam hal desain interior dan salah satu toko yang kita ubah desain interiornya adalah pertamakali toko  Gramedia di Pondok Indah ini, lalu kita elaborasikan ke toko lainnya. Kalu kalau kita ingat di tahun 2008 krisis di Eropa juga secara tidak langsung mempengaruhi Gramedia di Indonesia pada waktu itu. Di tahun 2014 kita merubah logo kita agar lebih dinamis dengan new branding value yaitu Inovatif, Inspiratif, dan Inisiatif hingga sekarang ini”, papar Yosef Adityo GM Corporate Secretary PT. Gramedia Asri Media di acara Launching Event 50 tahun Gramedia Anniversary, di Gramedia Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jum’at (31/01/2020).

Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke 50, Gramedia akan menyebarkan inspirasi dari 50 penulis buku best seller dan juga tokoh literasi dalam acara Gramedia Writers & Reades Forum (GWRF) pada tanggal 3 s/d 5 April 2020 mendatang. Melalui kampanye #GramediaUntukIndonesia berkolaborasi dengan seniman untuk mengapresiasi karya seni anak bangsa yaitu Muklay visual artist asal Jakarta dan Luqmanul Chakim musisi lokal dari Wonosobo. Dan tak ketinggalan turut menghadirkan tokoh literasi Indonesia Maman Suherman.

“Acara GWRF ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk berdiskusi serta bertemu langsung dengan para penulis juga tokoh favorit mereka, sehingga inspirasi semangat literasi dapat ditularkan”, ujar Yosef Adityo.

Perjalanan Gramedia selama 50 tahun, melalui kampanye #GramediaUntukIndonesia juga ditandai dengan gerakan Buku Untuk Indonesia, dengan memberikan 50.000 buku dan alat tulis kepada 50 sekolah terpilih secara serentak, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak negeri. Selanjutnya Adityo menambahkan, di dalam GWRF 2020, Gramedia juga menyelenggarakan Gramedia Writing Project (GWP). Proyek ini ditujukan untuk mencari penulis-penulis berbakat Indonesia dan meningkatkan sekaligus menjaga kualitas buku maupun konten yang fresh serta berkualitas.

Yola Putriyani GM Marketing PT. Gramedia Asri Media

Startegi bisnis yang beriringan dengan manfaat nyata bagi Indonesia akan tetap menjadi nafas Gramedia kini, hingga puluhan dekade berikutnya. Memasuki tahun ini, Gramedia juga akan terus melebarkan sayapnya melaui pembukaan 10 gerai buku yang tersebar di beberapa kota Indonesia. antara lain Sorong, Sukabumi, padang Bengkulu sebagai pengembangan pasar baru. Selain itu di lini pendidikan Gramedia telah memiliki Adutore, Leson.id, Gramedia Academy, Diginusa, dan Robologge yang dapat menjadi pilihan sekaligus penunjang pembelajaraan serta pengembangan diri.

“Kalau awalnya store hanya semata menjual buku-buku, kini Gramedia demi memanjakan customer ikut melengkapi tempat bersantai untuk menemukan inspirasi baru seperti Cozyfield cafe and Resto ataupun Cofi sedang menginovasikan ragam menu baru beserta konsep kafe tematik”, ujar Yola Putriyani GM Marketing PT. Gramedia Asri Media

Menyambut usia ke-50, Gramedia juga memperkenalkan layanan terbaru bagi pelanggan, yaitu Gramedia GO yang terdiri dari 2 layanan, yaitu Pick Up in Store dan Order From Store. Pick Up in Store memberikan kemudahan bagi pelanggan yang memesan buku melalui website atau aplikasi Gramedia.com, untuk kemudian dapat mengambil buku pesanannya di toko Gramedia sesuai pilihan. Melalui layanan Order From Store, pelanggan yang tidak menemukan buku favorit di suatu toko, dapat melakukan pemesanan secara langsung di toko tersebut, kemudian buku yang dipesan akan langsung dikirimkan ke alamat yang diinginkan.

Gramedia GO menggusung konsep Omni Channel, pelanggan Gramedia dapat melakukan pemesan buku favoritnya melalui toko Gramedia terdekat untuk kemudian dikirim langsung ke alamat rumah masing-masing. Dengan lebih dari 25.000 judul buku yang dimiliki Gramedia GO, maka koleksi buku disetiap toko Gramedia menjadi sama dan mudah di akses. Diharapkan layanan ini akan dapat membantupelanggan mendapatkan buku favoritnyaa ketika buku tersebut tidak tersedia di toko Gramedia tempat ia berbelanja.

50 Tahun Gramedia

Yolanda Putriyani menambahkan, seiring dengan perjalanan teknologi, Di tahun 2020, Gramedia turut menghadirkan layanan seperti audiobook sembari tetap melakukan digitalisasi buku-buku cetak yang hingga kini telah mencapai 19.000 judul e-book. Paling tidak ini salah satu bentuk kepedulian dan lebih upaya menghadirkan kemudahaan layanan serta pengalaman terbaru bagi pelanggan yang menjadi target Gramedia.

“setiap tahunnya, selain berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produk unggulan, kami juga terus melakukan berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus apa-apa saja hal yang sekiranya mendatangkan kebermanfaatan bagi masyarakat Indonesia. Hal inilah yang mengilhami tema ulang tahun Gramedia yang ke 50, yaitu #GramediaUntukIndonesia”, pungkas V. Sugiarto Operation Director PT. Gramedia Asri Media. (lela; foto tcs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *