Women Insight

CHAERA LEE HADIR DI MUFFEST 2020 DENGAN DESAIN INSPIRASI HANBOK BAJU TRADISIONAL KOREA

JakartaARSNewsy-, Di ajang Muslim Fashion Festival (Muffest) 2020 menjadi agenda penting bagi para pelaku industri yang ingin menciptakan produk yang sesuai dengan tren di pasar dan masyarakat, salah satunya adalah hadirnya Brand Chaera Lee yang berpartisipasi dalam pagelaran fashion show ini. Chaera Lee yang mengusung tema koleksi Hallyu 1.0 dan Hallyu 2.0 produk terbaru yang elegant, modern, stylish dan dinamis. Tema Hallyu 1.0 dan Hallyu 2.0 dipilih karena Chaera Lee terinspirasi dari pakaian tradisional Korea yaitu Hanbok, dengan aplikasi dan tampilan yang lebih modern. Pada koleksi Hallyu 1.0, Chaera menghadirkan delapan baju bernuansa putih. Sementara seri Hallyu 2.0 menampilkan koleksi bernuansa hitam.

Chaera Lee Muffest 2020“Alhamdulillah Chaeral Lee show di suport oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan kemudian mendapatkan material dari Lucky Teks dan Lucky Print. Ada 8 koleksi dengan tema Hallyu 1.0 edisi yang pertama kali keluar dan Hallyu 2.02 yang terinspirasi dari Koreawave, dimana masyarakat Indonesia lagi trend Korea. Dibudaya Korea ada baju tradisional yang bernama Handbok dan saya terinspirasi dari Handbok itu. Dan baju muslimah ini diaplikasikan dengan Handbok modern dimana masyarakat Indonesia dapat menerima model tersebut”, papar Chaeral Lee di sela-sela kesibukannya mengikuti pameran Muffes 200 di JCC, Senayan, Minggu (23/02/2020).

Koleksi yang dibagi dalam dua series ini, Hallyu 1.0 ditampilkan pada Kamis, 20 Februari 2020, sementara untuk Hallyu 2.0, Desainer Chaera Lee menampilkan bersama dengan para desainer yang tergabung dalam Hijabersmom Community Indonesia pada Jumat, 21 Februari 2020 dan spesial show dikenakan langsung oleh Muse Chaera Lee Fairuz A Rafiq.

“Untuk Handboknya sendiri sudah lengan panjang dan dapat digunakan untuk baju pesta mau pun baju muslim. Untuk menyatukan dua kultur yang berbeda tidak ada kendala sama sekali dikarenakan Korea sendiri tidak jauh berbeda”, ujar Chaera Lee.

Dalam koleksi terbarunya ini Chaera Lee menggunakan material katun, linen, crep dan organza yang dipadukan dengan warna-warna seperti biru electric, hijau, putih dan hitam. “Dari koleksi ini juga menggunakan cutting A line, H linedan plated yang dilengkapi dengan asesoris tassel, stone dan asesoris lain bernuansa gold”, ungkap ibu dari empat orang anak ini.

Untuk menyiapkan delapan koleksi busana tersebut, Chaera Lee tak membutuhkan waktu lama, karena wanita anggota Indonesian Fashion Chamber sejak tahun 2018 ini kerap melakukan apa yang disebut stock designSehingga ketika ajang MUFFEST 2020 dimulai, kedelapan koleksi sudah bisa dipamerkan ke hadapan publik.

Bagi Chaera Lee dunia fashion tidak pernah ada matinya, apalagi masyarakat Kota Bekasi dimana tempat dia memproduksi busana adalah 99% muslim, jadi kebutuhan busana muslim selalu ada. Selain itu, sebagian kaum perempuan yang bekerja tak lepas dari penampilan yang elegan dan nyaman. Yang paling beda dari fashionnya adalah sangat konsisten dengan warna dan gaya yang simpel serta tidak terlalu banyak motif, tetapi tetap nyaman dan desainya elegan. Sementara untuk harga yang dibandrol Chaera untuk hasil desainnya berkisar dari Rp195 ribu hingga Rp750 ribu.

Chaera Lee Muffest 2020

“Semoga Chaera Lee dapat menginspirasi para new desainer, para momis yang baru berhijab dan masyarakat agar tampil berbusana lebih kece dan percaya diri. Selain agar brand Chaera Lee bisa dikenal dan diterima oleh masyarakat Indoneaia dan luar negeri”, pungkas Chaera Lee. (lela; foto tcs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *