Art & Culture

EMPAT ALUMNI PROGRAM TOKYO PERFORMING ARTS MEETING (TPAM) BAGIKAN PENGALAMAN DI JAKARTA

JakartaARSNewsy-, TPAM didirikan pada tahun 1995 dengan nama awal Tokyo Performing Arts Market dan bergerak ke “Kota Kreatif” Yokohama sejak tahun 2011. TPAM kemudian berubah menjadi Tokyo Performing Arts Meeting dan bergerak menitik beratkan fokusnya di Asia serta melibatkan diri dalam berbagai kolaborasi produksi di Asia.

TPAM (Performing Arts Meeting in Yokohama) merupakan sebuah wadah yang disediakan bagi para pegiat seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia untuk bertemu, bertukar pikiran dan berjejaring. Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan informasi, inspirasi, dan jaringan baru untuk melahirkan kreasi, kolaborasi, penyebaran dan vitalisasi seni pertunjukan yang lebih segar.

TPAM (Tokyo Performing Arts Meeting) akhirnya diakui secara internasional sebagai salah satu platform seni pertunjukan paling berpengaruh di Asia. TPAM 2020 in Yokohama diselenggarakan oleh Performing Arts Meeting in Yokohama 2020 Executive Committee yang didalamnya melibatkan The Japan Foundation Asia Center, Kanagawa Arts Foundation, Yokohama Arts Foundation, dan PARC – Japan Center, Pacific Basin Arts Communication.

Rangkaian kegiatan sukses diselenggarakan di beberapa situs seni berpengaruh di Yokohama seperti KAAT Kanagawa Arts Theatre, Kosha33 (Kanagawa Prefectural Housing Supply Corporation), Yokohama Port Opening Memorial Hall, Yokohama Boat Theatre, Cliff Side, Kannai Arai Hall, Yokohama Red Brick Warehouse No.1 and Amazon Club. Informasi mengenai TPAM juga bisa diakses melalui tautan https://www.tpam.or.jp/info/en/.

Sharing Session – Follow Up Tokyo Performing Arts Meeting (TPAM) 2020 di Yokohama & Tokyo. Program presentasi ini difasilitasi oleh Japan Foundation Asia Center di Indonesia yang telah mengirim delegasi presenter & kurator dari Indonesia untuk mengikuti program TPAM 2020 bulan Februari yang lalu di Jepang.

Pada kesempatan ini, empat alumni program yaitu Michael Raditya-Dara Hanafi-Taufik Darwis-Abdi Karya akan membagi pengalamannya setelah mengikuti program, termasuk pembacaan mereka tentang pemetaan seni pertunjukan Asia dan kemungkinan kolaborasi dengan seniman Indonesia di periode 2020 dan beberapa tahun kedepan.

Acara diselenggarakan pada tanggal 9 Maret 2020 dengan tema “Menelisik Kerja Seni Pertunjukan Asia Melalui TPAM 2020”, sebagai narasumber adalah Abdi Karya, Dara Hanafi, Michael Raditya, dan Taufik Darwis, diselenggarakan di Hall Sakura, JF Jakarta (Summitmas 2 Lantai 1, Jalan Jend. Sudirman Kav 61-62 Jakarta 12190). Opening performance “Rise Around” oleh Tamaki Kobayashi, performer 5ToMidnight International (peserta residensi di Sanggar O-Bogor bulan Januari-Maret 2020). (rls; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *