Community

SACTI CLUB SEKTOR BINTARO KEMBALI LAKUKAN LATIHAN RUTIN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN SERTA YAKINKAN DIRI KITA SEHAT SEBELUM MEMULAI

JakartaARSNewsy-, Berdiam diri dirumah tanpa melakukan aktifitas olahraga sedikitnya mempengaruhi kondisi tubuh, awalnya kita yang rutin berolahraga, namun penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengharuskan kita untuk dirumah saja akhirnya merubah fhisik kita menjadi mudah sakit.

Sacti Club Sektor BintaroDalam masa new normal keputusan pun diambil oleh pengurus taekwondo pusat agar seluruh cabang taekwondo di Indonesia segera melakukan kegiatan rutin. Salah satunya adalah Setelah dua bulan kegiatan dihentikan selama pandemi covid-19, Sacti Club Taekwondo Indonesia unit Bintaro kembali beraktifitas. Bertempat di area parkir Sekolah Pembangunan Jaya, Bintaro.

“Belakangan disadari bahwa vakum berlatih, apalagi dalam waktu yang lama, ternyata tidak baik bagi kesehatan. Terbukti, mereka yang biasa berlatih setiap hari, kemudian dipaksa diam terlalu lama membuat tubuh gampang sakit, selain berat badannya tidak terkontrol”, papar Sabem (sebutan pemegang sabuk hitam) Temmy Nasution didampingi Sabem PW Bierlee di sela-sela latihan Minggu pagi (16/08).

Bertempat di area parkir Sekolah Pembangunan Jaya, Bintaro, lebih dari 60 siswa Sacti Club Taekwondo Indonesia terlihat begitu bersemangat berlatih mengenakan masker. Selama latihan berlangsung, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan cek kesehatan, penggunaan hand sanitizer menjadi wajib bagi seluruh anggota

“Berolahraga dengan mengikuti protokol kesehatan mulai kami gaungkan kepada masyarakat, agar mereka memahami bahwa berolahraga aman dan sehat kok, selama kita mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Seperti hari ini semua berlatih menggunakan masker, hand sanitizer, dan kami cek satu persatu apabila ada yang flu atau demam langsung kami suruh pulang”, ujar Temmy.

Sabem Temmy Nasution dan Sabem PW BierleeDiakui oleh Temmy Nasution bahwa penggunaan masker memang dapat mengurangi jumlah oksigen yang dihirup, sekaligus mengurangi jalur keluar karbondioksida. Akibatnya, karbondioksida yang sempat menempel di masker dapat kembali terhirup.

“Saat melakukan pemanasan masih boleh mengenakan masker secara utuh. Namun, begitu melakukan latihan utama cukup dengan menurunkan sedikit maskernya. Dengan begitu oksigen akan mengalir lancar memasuki hidung, kemudian dibuang lewat mulut. Hasilnya, sudah dibuktikan oleh peserta Sacti Club Taekwondo Indonesia. Selama melakukan aktivitas latihan fisik, tidak menemukan keluhan”, kata Temmy.

Pada kesempatan itu pun disampaikan tips kepada para penggemar olah raga beladiri khususnya taekwondo jangan takut untuk berolahraga. Karena kesehatan itu didapat bukan hanya karena tempat yang nyaman dan aman, tapi dengan pola hidup yang sehat dengan melakukan olah raga secara rutin supaya daya tahan tubuh dan imun kita naik

Sacti Club Sektor Bintaro“Jadi jangan berdiam diri saja dirumah, ayo keluar dan melakukan olah raga. Yang penting jaga kebersihan, cuci tangan, jaga seluruh badan bersih, selesai latihan langsung mandi, dan yakinkan diri kita sehat sebelum memulai”, pungkas Temmy. (lela; foto tc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *