Entertainment

THE PANTURAS NYELENEH, NGEDUMEL & GAIRAH LINTAS ETNIS RILIS SINGLE BALADA SEMBURAN NAGA

JakartaARSNewsy-, Jelajah karir The Panturas terus meningkat paska beberapa festival besar dilakoni, di antaranya We The Fest, Synchronize dan Soundrenaline. Kehadiran mereka mampu menjamin suplai adrenalin penuh yang dibutuhkan sebuah konser musik rock. Melanjutkan riak gembira tersebut, paska sejumlah single lepas yang turut mengatrol gemah ripah popularitas The Panturas, dapat ditemukan mengiringi soundtrack film horor Dreadout (Queen of the South), penyemangat kontingen Indonesia di Sea Games 2019 (Gelora, duet dengan grup rock .Feast), penghormatan kepada tokoh pahlawan super Gundala (Putra Petir) dan band indie pop legendaris Mocca (You and Me Against The World).

The Panturas Balada Semburan NagaTak dipungkiri nama.The Panturas yang digawangi Abyan Zaki Nabilio (Vokal/Gitar), Rizal Taufik (Gitar), Bagus ‘Gogon’ Patria (Bas), Surya Fikri Asshidiq (Drum) Ofisial terbentuk sejak 2015 menjulang deras sebagai salah satu gerombolan rock ngehek yang paling diminati pentas musik nasional hari ini.

Sebagai ajang pemanasan menuju album penuh kedua yang rencananya terbit pertengahan tahun depan, The Panturas merilis karya terbaru berjudul Balada Semburan Naga. Sebuah nomor kolosal yang kaya akan instrumentasi dari berbagai melodi lintas etnis. Tidak hanya diwujudkan dalam musik, tapi juga berwujud visual. Seperti pemakaian warna merah, warna yang identik dengan budaya Asia Timur pada sejumlah kanvas artwork mereka.

Kompartemen musik masih didominasi warna surf-garage rock A Go-Go 60-an yang, tentu saja, merupakan identitas orisinal The Panturas, namun berkembang unik ketika dikawinkan dengan celotehan cablak a la Betawi persis tembang-tembang gambang kromong milik Benyamin Sueb. Sementara intro lagunya terdengar seperti petikan pembuka sinema kung fu Mandarin.

“Kami lebih mengeksplorasi corak suara yang aneh di sini. Tidak lagi cuma empat orang yang memainkan gitar, bas dan drum, tapi mulai berani menggunakan instrumen lain seperti kibord, tehyan (biola Betawi) dan synthesizer. Semuanya bisa terlaksana dengan matang berkat produser Lafa Pratomo”, kata Bagus ‘Gogon’ Patria.

Keputusan bekerja dengan produser diambil demi memaksimalkan eksplorasi yang ideal. Sesuatu yang tidak terlintas sewaktu merekam Mabuk Laut. Keinginan keempat personel The Panturas dapat terakomodasi dengan baik kali ini, keseimbangan aransemen musikal, eksperimen maupun kesempurnaan tata suara tersaji melalui kecerdikan Lafa Pratomo dalam membaca potensi yang dimiliki. Alhasil single Balada Semburan Naga pun keseluruhan album kedua mereka kelak sukses membayar lunas keterbatasan teknis yang terjadi pada album sebelumnya.

Lalu datang Adipati, vokalis eksentrik dari komplotan hard core punk The Kuda. Ia diplot sebagai penyanyi tamu yang memerankan sosok ayah galak dari seorang gadis yang hendak diajak berkencan oleh pemuda seniman urakan bernama Topan di lagu Balada Semburan Naga. Liriknya diseloroh sahut-sahutan, bercerita tentang konflik klasik perbedaan kelas yang dituturkan melalui analogi tokoh fiksi Tionghoa macam Pak Wijaya dan Tan Peng Liang (dicomot dari novel Ca Bau Kan karya Remy Sylado).

The Panturas Balada Semburan NagaBalada Semburan Naga sesungguhnya adalah imajinasi pop cemerlang. Sebuah kisah pilu yang dialirkan secara jenaka bin jahil. Musiknya dipenuhi estetika orientalis Asia, sengaja dimaksudkan untuk menyalurkan minat dansa para khalayak bergairah muda: petunjuk terbaik menjelang album kedua The Panturas yang sudah sepantasnya dinantikan.

“Konsep album kedua nanti ibarat berada di dalam sebuah kapal yang berisi banyak orang dari berbagai macam budaya. Ada Cina, Jepang, Arab, Eropa, Amerika dengan segala cerita dan permasalahan yang dimiliki. Kami merangkul mereka lalu coba menafsirkannya ke dalam bentuk musik yang beragam. Fusion dari surf rock, garage, rockabilly, Arabian, waltz sampai irama Melayu”, pungkas Surya Fikri Asshidiq. (rls; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *