Entertainment

DIMAS KRISENA BERKARYA DENGAN TULUS DAN JUJUR DALAM SINGLE AYAHKU TERSAYANG

JakartaARSNewsy-, Sebagai kepala keluarga ayah merupakan pemimpin keluarganya dan setiap anak mungkin merupakan pengagum ayahnya sebagai sosok pemimpin. Terutama bagi laki-laki, tentunya banyak yang ingin menjadi ayahnya saat dewasa nanti.

Dimas Krisena bersama IbundaKehilangan seorang ayah tentunya menjadi momen paling berat bagi setiap orang, demikian juga yang dialami oleh Dimas Krisena Wahyusadewo, anak lelaki yang lahir 8 tahun yang lalu di Jakarta, tepatnya pada 5 Desember 20212 merasakan hal sedih dan sangat kehilangan saat ditinggal pergi ayahanya untuk selamanya.

Sebagai penghormatan dan kasih sayang untuk almarhum ayahnya Dimas Krisena merilis single Ayahku Tersayang. Kehadiran pengidola karakter Bisma ini menambah deretan nama penyanyi cilik cowok yang tergolong jarang ditemui di dunia musik Indonesia sebagai penyanyi cilik yang menyanyikan lagu anak.

“Aku seneng banget akhirnya bisa merilis single perdana ini, aku bersyukur single Ayahku Tersayang ini, aku dedikasikan untuk ayah tercinta”, ujar Dimas Krisena pada konferensi pers peluncuran singlenya yang berlangsung pada hari Jum’at (29/1) di Slankcafe, Jakarta Selatan.

Dengan kepolosan dan ketulusan Dimas Krisena dalam bernyanyi membuat Gibran ABD sebagai song writer & audio mixing tak merubah cara menyanyi dan lagu dibuat senatural mungkin dan sesuai dengan karakter anak – anak.

“Kenapa lagunya Dimas Krisena dibuat senatural mungkin dan tidak diubah-ubah walaupun ada yang goyang tetap kita biarkan, karena kita tau lagu ini judulnya Ayahku Tersayang jadi ini kata hati Dimas Krisena untuk ayahnya bahkan saat rekaman tetap menangis dan itu tetap saya simpan. Saya tidak mau hapus atau saya ubah. Saya ingin Dimas Krisena berkarya dan belajar untuk tulus, belajar untuk jujur. Untuk singel pertama biar tumbuh dan dari pertama belajar yang saya berikan kepada Dimas bermusik secara tulus. Dengan itu saya tidak ada banyak yang diubah”, papar Gibran ABD.

Amir Zidane pengamat dan produser musik yang hadir pada acara rilis single Dimas Krisena mengatakan pertama kali mendengar lagu Ayahku Tersayang ini, dia mengucap Subhanallah, karena sekarang anak kecil bernyanyi sudah terkontaminasi agak kekorea-koreaan sudah tidak ada lagi lagu anak-anak. Sewaktu Gibran ngomong ada seorang anak berumur 7 tahun membuat lirik lagu yang begitu bagus, bagaimana di usia 15 tahun jika masih terus di dunia musik akan lebih bagus lagi. Di dengar lirik lagunya itu akan membuat kita terbawa atau terhanyut akan lagunya.

“Jujur saya lebih suka mendengar live Dimas Krisena bernyanyi, dari pada video klipnya. Bukannya jelek tapi karena melihat bawaannya Dimas Krisena lebih meresapi membawakan lagu Ayahku Tersayang”, ujar Amir Zidane.

Dimas Krisena Ayahku TersayangSementara itu R. Aj. Dra. Hj. Erna Sapta Wahyuni S.E MAPPI (CERT) ibunda Dimas Krisena menceritakan tentang dibalik lagu Ayah Tersayang. Setelah tujuh hari almarhum ayahnya, Dimas Krisena memainkan organ kecil dirumah. Anak ini bilang kepada ibundanya kalau mau buat lagu untuk ayah.

“Saya bicara dengan anak saya ini, kalau ingin membuat lagu kita buat dulu liriknya. Lalu saya bilang ke dia, Dimas Krisena mau ngomong apa biar bunda yang catat. Berawal dari situlah lagu ini tercipta. Anak saya ini kan tidak bisa bermain musik, jadi saya punya sahabat yang bernama Lilis, kebetulan beliau seorang penyanyi dan suaminya seorang pemusik yang bernama Ote Abadi dan mempunyai anak bernama Gibran ABD yang akhirnya membuat musiknya. Untuk proses rekaman tidak sampai seminggu. 40 hari bapaknya, Dimas ingin semua yang dating mendengarkan lagu Dimas dan semua tahu kalau Dimas sayang Ayah”, tutup R. Aj. Dra. Hj. Erna Sapta Wahyuni S.E MAPPI (CERT). (lela; foto tcs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *