Knowledge

DIDUGA GELAPKAN UANG 1 MILIAR ERNA SUPARTO TERANCAM PIDANA 4 TAHUN

JakartaARSNewsy-, Erna Suparto terancam hukuman penjara selama 4 tahun akibat kasus hukum yang didakwakan padanya yaitu melakukan penggelapan uang sebesar Rp1 miliar milik Nigiyati Tan. Ancaman kurungan tersebut menanti setelah gugatan perdatanya ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan proses hukum yang tadinya berjalan secara perdata, berubah menjadi masalah pidana.

Kepastian status pidana itu terjadi setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara memulai sidang tersebut pada Selasa (2/2/2021). Sayangnya sidang yang beragendakan tuntutan seraya mendengarkan keterangan saksi ahli dari pihak terdakwa terpaksa harus ditunda sepekan kedepan, lantaran saksi ahli berhalangan untuk hadir.

“Pihak terdakwa tidak dapat memberikan bukti slip transferan yang asli. Hanya lampirannya saja. Makanya saya mau masukan dalam tuntutan. Mereka muter muternya ngomongnya. Jadi ya memang terbukti secara sah dan meyakinkan. Telah melakukan penggelapan dan penipuan. Ancaman pidananya itu bisa empat tahun karena kena pasal 372 dan 378”, sebut Lina Hendraswari, Jaksa Fungsional.

Ditempat yang sama Nigiyati Tan selaku korban mengaku sudah merasa lelah mengikuti persidangan yang telah berjalan selama satu tahun belakangan ini. “Jujur saya lelah sekali mengikuti persidangan selama setahun ini sejak 2019. Tapi demi mendapatkan keadilan mau bagaimana lagi harus dijalani”, katanya.

Masih menurut Nigiyati Tan, sejak awal Erna Suparto memang sudah tidak mempunyai itikad baik untuk membayar hutangnya. Malah sepengetaahuannya, kalaupun Erna Suparto punya uang, Erna Suparto lebih senang menggunakan uangnya untuk menuntut balik Nigiyati Tan secara perdata.

Beruntung gugatan Erna Suparto secara perdata terhadap Nigiyati Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah ditolak. “Erna Suparto sendiri memang sudah ditahan karena gugatan perdatanya ditolak di PN Jakarta Selatan”, ujar Nigiyati Tan.

Ditambahkan oleh Nigiyati Tan usai sidang tuntutan di Pengadilan Jakarta Utara bahwa ini sidang pidananya, ada unsur penipuan dan penggelapan. Karena unsurnya memang pidana. Erna Suparto memang ada niat mencicil tapi niatnya itu malah mau bawa dirinya ke gugatan perdata.

“Tapi dasarnya dia sudah melakukan tindak pidana. Bukti transferan fiktif, rekaman suara, WA nya. Saya semua punya lengkap. Saya cuma mau kasus ini selesai. Adil dimata hukum dan dimata Tuhan. Kalau berharap uang saya Kembali, rasanya itu nggak mungkin”, pungkas Nigiyati Tan. (wem; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *