Knowledge

AKUN FACEBOOK ISTRI DIBAJAK ORANG TAK BERTANGGUNG JAWAB PENGACARA MERADANG AKAN AMBIL TINDAKAN HUKUM

JakartaARSNewsy-, Pada era internet ini memiliki akun facebook tampaknya sudah menjadi kebutuhan. Facebook bisa mempermudah komunikasi, mengetahui kabar orang lain hingga bisa sebagai ajang pamer. Menjadi media sosial paling populer, facebook juga menjadi sasaran orang-orang yang tidak bertanggung jawab (peretas). Semakin sering para peretas berusaha membajak dan meretas akun facebook.

Akun Putri Amalia di BajakSalah satunya adalah akun facebook real, milik istri seorang pengacara ternama baru saja dibajak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sang pembajak berhasil meretas password dan masuk ke akun facebook istri pengacara yang bernama Putri Amalia, dimana aksi pembajakan ini terjadi hari Senin, 22 Februari 2021.

“Akun facebook isteri saya yang bernama Putri Amalia dibajak orang. Password diganti dan melakukan tindakan memberi komentar di akun FB teman-teman, serta mengupload link video porno yang tak senonoh”, tulis sang pengacara dalam pesannya di WhatsApp, Senin (22/2/2021).

Putri Amalia sendiri mengetahui akun facebooknya dibajak ketika dia tidak bisa login ke akunnya. Dipantau dari akun facebook muliknya hingga sore hari, pelaku tetap menggunakan foto profilnya. Hanya saja alamat yang tertera bukan di alamat asli milik Putri Amalia, melainkan terpantau di Bintaro Jaya 2, Banten. Putri Amalia sendiri memiliki alamat di Green Bintaro Indah.

Atas perbuatan pembajak, pengacara yang banyak menangani kasus besar dan kasus dikalangan selebriti tanah air itu, mengaku kesal dan geram. Dia pun meminta kepada pelaku untuk mengembalikan Facebook istrinya seperti sedia kala.

Sebagaimana diketahui, pembajak akun Facebook milik orang dapat dipidana berdasarkan Pasal 30 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan pelakunya dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp800juta.

Kemudian tindakan yang dilakukan dengan sengaja menuliskan kata atau kalimat pada kolom status dan menyebarkannya (posting) melalui suatu akun Facebook tanpa persetujuan pemilik akun atau yang dalam istilah sehari-hari disebut dengan perbuatan membajak akun Facebook orang lain merupakan tindakan menambah atau mengubah informasi elektronik pada akun tersebut secara tanpa hak sebagaimana dilarang dalam Pasal 32 ayat (1) UU ITE dan pelakunya dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 2miliar.

“Kalau sampai 1×24 jam pelaku tidak mengembalikan akun facebook istri lengkap dengan password awalnya, dan menghapus semua postingan link video dewasa. Saya akan melaporkan ke polisi dan menindak perbuatan anda sesuai ketentuan hukum yang berlaku”, pungkas pengacara yang juga seorang penyanyi ibukota tersebut. (rls; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *