Knowledge

TAUFIK FAKHRUDDIN : 3 SEKTOR USAHA TOPANG PERSERODA TURUT SUMBANGKAN PAD DI SULAWESI SELATAN

Sulawesi SelatanARSNewsy-, Perusahaan Umum Perseroan Daerah (Perseroda) diklaim sebagai salah satu penyumbang bagi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Selatan. Hal tersebut dinilai turut menopang kebangkitkan perekonomian di daerah yang sedang terpuruk akibat Pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) HM. Taufik Fakhruddin saat ditemui awak media di ruang kantor Perseroda jalan Dr. Samratulangi Makassar, Selasa (23/03/2021). “Tahun pertama lalu, kami menyetor PAD 270 juta, kemudian tahun kemarin 500 juta, tahun ini kami akan menyetor 1 milliar rupiah,” ungkapnya.

Taufik Fakhrudin menyebutkan bahwa penerimaan PAD melalui Perseroda selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Sulsel itu ditopang dari 3 sektor usaha unggulan utama yaitu agrobisnis, perikanan dan peternakan. “3 sektor ini untuk kemaslahatan masyarakat yaitu agribisnis jagung, perikanan dan peternakan, 3 sektor itu bisa trilliunan uang masuk diperseroda dan ini sedang berjalan”, ujarnya.

Apalagi sejauh ini sejumlah kerjasama, kata Taufik Fakhruddin mendapat dukungan pihak ke 3 bahkan menarik minat investor mancanegara untuk turut serta dalam penyertaan modal. “Perseroda ini sudah banyak kliknya ke asing, ada investor dari cina, ada investor dari jepang yang masuk diperseroda. ini semua menunjukkan kinerja perseroda dibandingkan tahun lalu ada perubahan ke arah lebih baik untuk kemaslahatan umat”, sebutnya.

Taufik Fakhruddin menambahkan bahwa sejak Perusda dibentuk beberapa tahun silam, pengelolaan investasi di Badan Usaha milik pemprov tersebut mengalami kemerosotan bahkan kontribusi PAD cenderung minus hingga mengalami kerugian. “Bayangkan sebelum saya menjabat, perusda bisa dikatakan perusahaan hancur, alhamdulillah berkat inovasi usaha bisnis sekarang sudah bisa menyumbangkan PAD 100 persen setiap tahunnya, saya kira ini bentuk kinerja yang berhasil yang bisa saya perlihatkan”, tambahnya.

Taufik Fakhruddin menampik dirinya ditunjuk NA menduduki kursi Dirut di Perseroda karena faktor hubungan keluarga dengan Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Ia mengaku jabatannya itu meski berat baginya menerima namun NA memilih dia karena faktor kompetensinya. “Terus terang Nurdin menunjuk saya karena faktor Profesional bukan sebagai ipar gubernur, saya terima di perusda sulsel, dari yang lama ke saya dan ketika perusda take over posisinya saya terima hanya 100 ribu rupiah, itupun kondisinya di dalam tak terang benderang”, paparnya.

Lebih lanjut Taufik Fakhruddin mengaku, sejak dirinya dipercayakan menjabat Dirut, bentuk dukungan modal dari Pemprov Sulsel selaku pemegang saham di tubuh BUMD untuk meningkatkan perekonomian daerah tak sepersenpun mengalir ke Perseroda.

“Nah ini yang menarik, sejak saya duduk sampai hari ini, tanpa ada suntikan dana sepersenpun dari Pemprov sulsel, pak gubernur lama bilang pakai saja, tapi saya menolak karena ingin berdiri dikaki sendiri dan terbukti ada yang saya setor PAD 500 juta dan 1 milliar, jadi saya tidak pakai dana daerah, semua dana operasional diperusda dari modal bisnis, inilah namanya usaha, inilah juga namanya professional”, tandas Taufik Fakhruddin

Taufik Fakhruddin juga mengungkapkan nasibnya di Perseroda diserahkan seluruhnya kepada Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang kini menjadi kewenangannya usai Nurdin Abdullah dinon aktifkan terkait dugaan kasus korupsi proyek pekerjaan infrastruktur di Sulsel.

Taufik Fakhruddin yang sebelumnya menjadi Panglima Perang Ketua Tim Pemenangan Paket Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman 2018 lalu mengklaim mendapat lampu hijau dari Plt Gubernur Sulsel untuk tetap meneruskan perseroda sesuai program visi misi yang dicanangkan 2018 lalu.

Sekarang Nurdin Abdullah bukan lagi sebagai gubernur, kalau ada orang misalnya Taufik Fakhruddin diganti hari ini oleh plt maka dirinya harus siap mundur karena 99%  perseroda milik gubernur Sulsel. Jadi siapapun yang jadi gubernur, dialah yang berhak memutuskan siapa pimpinan disini, sehingga siapapun harus siap siap dengan hal itu.

“Saya sudah menghadap sama beliau dan pak Plt juga responnya positif katanya jalan saja, karena biar bagaimanapun saya katakan ini program program kerja kita juga, yang saya jalankan”, pungkas Taufik Fakhruddin. (rls; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *