Art & Culture

PRODUSEN DAN INSAN FILM HARUS KREATIF SIASATI PANDEMI COVID-19

JakartaARSNewsy-, Setahun pandemi Covid-19 berjalan, banyak aktifitas ekonomi mandeg bahkan mati suri, tak terkecuali industri film. Namun kondisi tersebut tak bisa dibiarkan begitu saja, karena pekerja sektor industri kreatif yang paling terdampak, tidak bisa berdiam diri dan mencari jalan keluar agar usaha dan nasib ekonomi mereka tak kian terpuruk.

Maka beragam upaya telah dilakukan, meski hal tersebut tak sepenuhnya memenuhi harapan dan meniscayakan bantuan pemerintah agar bidang ini tak kian terpuruk. Namun sebelum bantuan tersebut datang, mereka tak lantas berdiam diri, sejumlah upaya terus dilakukan agar insan film tanah air terus bisa berkarya di tengah keterbatasan yang ada.

Demikian benang merah yang diperoleh dari hasil webinar Webinar Kreasi (Koperasi Seniman Indonesia) bertajuk Bisakah Industri Film Indonesia Andalkan Platform Digital OTT ? yang dilaksanakan Senin (5/4/2021). Tampil sebagai pembicara dua narasumber utama yakni Manoj Punjabi selaku CEO MD Pictures dan aktor senior Deddy Mizwar yang merupakan Ketua Dewan Pengawas Kreasi juga Ketua PPFI.

Menurut Manoj Punjabi, sebagai produser pihaknya telah memikirkan sejumlah upaya solutif di tengah berbagai hambatan yang ada antara lain dengan melirik platform OTT sebagai wadah agar film yang ia miliki terus ditonton penggemar film tanah air.

“Tiap platform punya audience masing-masing, tergantung selera mereka. Tau kualitas mereka dan punya pemilihan sendiri, punya staregi dan track record kita sudah lakukan apa dan lainnya”, ujar Manoj.

Manoj mengatakan bagaimana platform OTT bisa menjadi solusi untuk mengatasi dampak dari penyebaran virus Corona yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Hadirnya platform OTT menjadi solusi untuk menjadi wadah dalam industri perfilman agar bisa menyalurkan karya kepada masyarakat yang butuh hiburan. Selain mudah diakses kapan pun, platform OTT ini juga bisa Menjadi bagian dari cara agar bisa berkarya dan tak berhenti begitu saja.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Deddy Mizwar yang mengaku jika pandemi ini mengajarkan untuk bisa berpikir kreatif dan memanfaatkan peluang yang ada, termasuk dalam menghadapi pandemi covid-19. “Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana cara membuat orang datang ke Bioskop, menginat Bioskop harus aman dengan menerapkan prokes tentunya menambah biaya untuk menonton Bioskop. Maka dari itu Film yang ditayangkan harus berkualitas”, katanya.

Selain itu, Deddy juga menjelaskan, keradaan Koperasi Film yang ia ada di dalamnnya dimaksudkan sebagai   wadah kerjasama dalam menghadapai Tantangan dan Peluang Industri Film Indonesia. Jika ada film maka sahamnya bersama. “Kita akan coba Bioskop + OTT. Namun PPFI tak mendukung Beli 1 tiket gratis 4 tiket Bioskop. OTT bukan musuh melainkan peluang bagi orang kreatif”, pungkasnya. (fauzi foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *