Entertainment

BUANG UMUR 21 TAHUN KERATON BAND REBORN DENGAN SINGLE NIKMAT MANA YANG ENGKAU DUSTAKAN

JakartaARSNewsy-, Pernah masuk management Pulau Biru Production, dengan di manageri oleh Sheila adik kandung Bim-Bim Slank dan dibanyak tempat mendapatkan kesempatan untuk menjadi band pembuka Slank. Keraton band terbentuk tahun 1995 dengan nama Exist Band, beberapa kali terjadi pergantian personil, tahun 1997 mengubah nama menjadi Keraton. Dipenghujung tahun 1999 sempat merilis album dengan tajuk Indonesian. Sampai akhirnya di penghujung tahun 2000 Keraton band yang beranggotakan Amirzidane (vocal), Wiwit (guitar), Dani Rahadian (keyboard), Ello (drum) dan Ade Riyan (bass) memutuskan untuk vakum.

Amirzidane Vokalis Keraton BandLebih kurang vakum selama 21 tahun, Keraton band memutuskan reunian dan sepakat untuk nge-band lagi dengan merilis lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan (NMYED) ciptaan Muhammad Amirudin atau yang biasa dipanggil Amirzidane sang vokalis. Dengan genre pop rock dibawah naungan label Mehsada dan diproduseri oleh Dani Rahadian.

“Senang karena hari ini kita berlima personil Keraton Band bisa berkumpul dan membuang umur 21 tahun, karena kita membuat Keraton band ini di tahun 1999 dan saat ini bisa berkumpul kembali, ini yang membuat saya senang dan bahagia. Saya sebenarnya ingin membuat lagu yang liriknya itu diambil dari Al Quran dan itu sudah lama sekali, tetapi tidak pernah berhasil. Kalau membuat lagu dengan tema sakit hati dan cinta saya cukup butuh waktu lima belas menit langsung jadi liriknya”, kata Amirzidane pada acara New Single Launching & Press Conference Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan ?, di D’Luna Café, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (10/04/2021).

Pada kesempatan yang sama Wiwit gitaris Keraton band menyampaikan sepajang mereka vakum selama 21 tahun dan komunikasi yang tidak intens, kabar dari Amirzidane tentang memiliki materi lagu untuk Keraton band itu sebuah surprise. “Buat saya, ini asyik juga sudah puluhan tahun nga ngobrol, ketemu ini ketemu dan ada materi”, katanya.

Ketika materi lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan  (NMYED) disiapkan seakan Amirzidane sedang menyiapkan solo project untuk menyambut bulan suci ramadhan. Ketika ditanyakan dijawab oleh Jaddah Slank ini bahwa dia belum siap membuat karya yang religius apalagi untuk menyambut bulan ramadhan 1442 H. Bagaimana orang mudah melupakan nikmat yang sudah diberikan oleh sang pencipta. Tema lagu religi biasanya dosa, sabar, sedekah, bersyukur. Tetapi mengutip narasi single lagu band Keraton ini adalah frase yang menarik “Nikmat Tuhan Mana Lagi Yang Engkau Dustakan”. Ini bukanlah kalimat manusia, ini adalah firman Allah dalam surat Ar Rahman.

“Saya terinspirasi dari Surat Ar Rahman saat menulis lagu ini. Saya pribadi merasa belum benar-benar bersyukur, betapa Allah SWT memberikan kenikmatan tanpa batas kepada seluruh umat manusia di muka bumi ini”, ujar Amirzidane.

Sedangkan Dani Rahardian Keyboard Keraton band ketika pertama kali mendapat materi lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan (MYED) dari Amirzidane belum sempat mendengarkan keseluruhannya. Dan baru pada mau latihan pertama mendengarkannya secara keseluruhan, di saat istirahat latihan merasakan materi kurang menyentuh.

Keraton Band Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan“Jadi sepanjang brake latihan saya diam saja dahulu untuk mencari melodi yang pas dan saya menahan diri untuk tidak seribet mungkin. Karena saya ingin menyentuh hal-hal yang wajar saja, dengan kata lain dengan musik ini saya ingin menyentuh semua orang. Saya ingin orang mendengar lagu ini dan bergetar hatinya, itu saja sudah cukup”, kata Dani Rahardian.

Ternyata yang sederhana itu malah justru rumit bagi Dani Rahardian. Jika ingin dibikin bikin rumit malah gampang, tinggal masukan orkestra berapa track bisa. Karena dirinya ingin sederhana dan menyentuh tidak terbatas usia, pendidikan, dan tidak terbatas segala sesuatu orang yang menyebabkan suka musik.

“Dan keseluruhan yang merubah lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan adalah intronya, karena itu secara komposisi sangat merubah materi awal dari Amirzidane. Jadi ada pesan pribadi untuk saya di kembalinya berkumpul Keraton band, bahwa hal-hal yang sederhana itu lebih sulit dan rumit”, kata Dani Rahardian.

Cerita dibalik terciptanya lirik lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan (NMYED) ini cukup unik bagi Amirzidane. Karena selama ini belum pernah menciptakan lagu religi, tetapi entah mengapa dua belun sebelum nya Bim-Bim Slank bilang kepadanya kalau pas banget nich keluarin lagu riligi di bulan Ramadhan.

Amirzidane butuh waktu dua bulan membuat lirik lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan (NMYED), sampai akhirnya dia perlu menginap di majelis taklim Miftahul Abidin tempatnya mengaji. Ketika bangun jam 1 malam mungkin karena karomah para kyai-kyai dan guru-guru hadir pada saat itu dapatlah ‘Nikmat Tuhanmu Yang Mana Yang Engkau Dustakan’, dan cukup hanya itu saja.

Keraton Band Nikmat Mana Yang Engkau DustakanMeskipun lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan (NMYED) bernuansa religi, Keraton band tidak mengkhususkan karya ini hanya untuk di nikmati saat suasana di bulan suci Ramadhan saja. Karena lirik dan lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan  juga menawarkan nilai nilai universal bagi semua umat manusia.

“Kaka dan Bim-Bim Slank bilang keren banget liriknya, jadi alhamdulillah orang jadi fokus keliriknya karena kekuatannya. Siapapun, manusia yang ingin bersyukur atas kebesaran Tuhan, bisa menikmati keindahan lagu ini”, tutup Amirzidane. (lela; foto tcs.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *