Entertainment

EDUKASI TENTANG REHABILITASI NARKOBA BNNK JAKARTA TIMUR KOLABORASI SINEAS MUDA LAUNCHING FILM 75 KM TIMUR

ARSNewsy-, Menindak lanjuti arahan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bahwa rehabilitasi adalah gratis dan akar masalah narkoba di Jakarta adalah bagaimana semua pihak memiliki kepedulian dan tanggung jawab kepada masalah rehabilitasi. Serta sebagai salah satu cara mengedukasi masyarakat tentang ancaman dan bahaya penyalahgunaan narkoba,Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur, menggandeng sineas muda Jakarta Timur dan salah satu radio swasta, memproduksi film pendek bertajuk 75 KM TIMUR.

kepala BNNK Jakarta Timur, Hendrajid Putut Widagdo, S, Sos., M. M, M. Si“Pesan yang ingin disampaikan adalah Rehabilitasi. Mari kita merehabilitasi, dan rehabilitasi itu sebenarnya adalah mudah dijangkau dan dikomunikasikan pada masyarakat. Inilah antimainstream yang ada di BNNK Jakarta Timur yang menyasar masyarakat akar rumput (grass-roots), dimana mereka semua yang sangat terpapar dengan narkoba mampu mendengar dan menyimak pesan-pesan anti narkoba yang kita sampaikan”, kata kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur, Hendrajid Putut Widagdo, S, Sos., M. M, M. Si pada acara pemutaran perdana film 75 KM TIMUR di CGV Plaza Buaran Jakarta Timur, Senin (31/05/2021).

Disampaikan pula oleh kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur bahwa sangat terbantu oleh para sineas muda dan bahasa kerennya BNNK dan BNN ‘menang banyak’, karena mendapatkan film, video klipnya, band dan lagunya, serta siaran luas karena berkerja sama dengan radio Muara yang memiliki jaringan.

Pada kesempatan yang sama kepala Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Indonesia LIDO Drs. Yuki Ruchimat, M. Si mengapresiasi film 75 KM TIMUR hasil kolaborasi BNNK Jakarta Timur dan para sineas muda Ini adalah salah satu bagaimana kita menggelorakan anti narkoba sebagai salah satu langkah mengedukasi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia bersinar. “Salah satu lokasi syuting film ini di Balai Besar Rehabilitasi BNN Indonesia di LIDO. Mudah-mudahan dengan adanya film ini bisa mengedukasi masyarakat, bahwa pecadu harus di rehabilitasi bukan dipenjara”, katanya.

Film 75 KM TIMUR berdurasi 38 menit diproduseri oleh  Anton Siagian, dengan sutradara Arya BK, dengan dibantu oleh 9 pemain, dan mengambil 3 lokasi syuting serta lama produksi 2 bulan. Bercerita tentang perjalanan seorang anak yang bernama Sandi, harus menentukan pilihan hidupnya dalam perjalanan sepanjang 75 KM dimana sebuah keputusan harus dipilih.

Sandi merupakan satu- satunya harapan keluarga, lahir dari keluarga sederhana dan merupakan anak yang dimanja oleh ayah serta ibunya. Menginjak usia 20 th, Sandi yang tumbuh dewasa mempunyai 3 teman di kampusnya (Tris, Lisa dan Vino) serta mempunyai hubungan khusus dengan Rara. Vino mempunyai masalah dalam keluarganya, kedua orangtuanya sibuk dengan pekerjaan hingga tak pernah mendapatkan perhatian walau semua kebutuhannya selalu terpenuhi. Hingga akhirnya Vino pun terjerumus ke dalam penyalahgunaan Narkotika karena ingin mendapat ketenangan dan meluapkan kekesalan sampai akhirnya Vino mengalami over dosis. Sebagi teman, Sandi pun merasa dirinya sangat bersalah dan akhirnya turut pula mengalami over dosis penyalahgunaan narkotika.

Arya BK bersama pendukungng film 75 KM TimurSementara itu Sutradara film ini Arya BK mengatakan pesan moral dalam film 75KM TIMUR agar masyarakat tidak menjauhi orang-orang yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika. Justru mereka memerlukan perhatian, perawatan hingga pengobatan agar bisa pulih kembali, berinteraksi sosial serta dapat menghadapi kehidupan yang lebih cerah.

“Film 75KM TIMUR menggambarkan kehidupan True Story dimana pemainnya merupakan orang-orang yang ada di kehidupan itu sendiri. Serta sebagai gambaran bagaimana peran serta orang tua menciptakan keharmonisan dan ketahanan keluarga terutama terhadap perkembangan anaknya yang menginjak usia dewasa (13 th-21 th). Saya berharap film ini dapat diterima dan disiarkan oleh tv nasional sehingga dapat ditonton oleh masyarakat secara luas”, pungkas Arya BK. (lela; foto tc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *