In Health

DARI EMPAT PRODUSEN INDONESIA TELAH TERIMA 137 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19

ARSNewsy-, Indonesia secara resmi telah menerima tidak kurang dari 137,6 juta dosis vaksin Covid-19 dari empat produsen yaitu Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca dan Moderna. Jumlah tersebut adalah bagian dari rencana pemerintah yang menargetkan pemberian penangkal virus itu untuk 208,3 juta rakyat seluruh Indonesia.

“Indonesia telah menerima sekitar 137,6 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku dan dosis jadi dari Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca dan Moderna”, kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi lewat siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (14/7),

Dedy Permadi menjelaskan, untuk  tiga hari ke depan Indonesia pun akan kembali menerima kedatangan vaksin antara lain vaksin hasil kerja sama bilateral dengan Amerika Serikat, vaksin hasil kerja sama bilateral dengan organisasi internasional di luar Covax Facility, serta vaksin hasil pembelian langsung dengan produsen AstraZeneca.

Sehari sebelumnya, Indonesia telah menerima kedatangan 3,4 juta dosis vaksin siap pakai AstraZeneca. Kedatangan vaksin tersebut merupakan hasil kerja sama multilateral Covax Facility. Untuk itu masyarakat diminta tidak ragu untuk menerima vaksinasi Covid-19. Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk bisa melindungi diri dan lingkungan dari virus corona.

“Masyarakat kami mohon untuk tidak ragu dengan vaksin yang ada. Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia. BPOM dan WHO sudah menjamin vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman, bermutu dan berkhasiat”, pesan Dedy Permadi

Pada bagian lain, dari total 208,2 juta sasaran vaksinasi, sekitar 52,3 juta dosis vaksin telah diberikan kepada sekitar 37 juta orang yang menerima dosis pertama dan sekitar 15,3 juta orang yang menerima dosis kedua.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk menambah target jumlah minimal masyarakat yang akan divaksinasi dari semula sebanyak 181,5 juta jiwa menjadi 208,3 juta jiwa. Penambahan jumlah masyarakat yang menerima vaksin berasal dari kelompok usia anak dan remaja berusia 12-17 tahun. (wem; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *