LEGISLATOR

WAPRES MINTA PEMDA TINGKATKAN SERAPAN ANGGARAN BAGI WARGA TERDAMPAK PANDEMI COVID-19

ARSnewsy-, Pemerintah Pusat telah meningkatkan anggaran penanganan masyarakat yang secara ekonomi terkena dampak pandemi Covid-19 agar bisa keluar dari masalah yang dihadapi. Namun upaya tersebut terhadang masalah birokrasi di pemerintah daerah sehingga langkah tersebut terlihat kurang maksimal. Untuk itu seluruh gubernur, bupati dan wali kota di tanah diminta  meningkatkan penyerapan anggaran penanganan pandemik Covid-19 di daerah masihng-masing

“Banyak daerah yang penyerapan anggarannya masih rendah, padahal dana sudah diturunkan. Untuk itu seperti yang disebut Menteri Dalam Negeri, penyerapan anggaran Covid-19 ini betul-betul dikerjakan”, kata Wapres KH Ma’ruf Amin dalam keterangannya, Kamis (22/7/2021).

Instruksi tersebut disampaikan Wapres Ma’ruf Amin dalam pengarahannya kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, seluruh bupati, dan wali kota di Provinsi Jawa Timur dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Dikatakan lagi oleh Wapres, jajaran Pemda agar segera melakukan perbaikan data penduduk, khususnya terkait data penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah. Khusus untuk Jawa Timur, Ma’ruf Amin menilai bahwa penyaluran Bansos untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Jawa Timur masih rendah, dan  meminta Khofifah Indar Parawansa mendukung bupati dan wali kota untuk memperbaiki data masyarakat penerima manfaat tersebut.

“Masih rendahnya penyaluran bansos memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi Jatim untuk melakukan percepatan, melalui perbaikan data terutama kelengkapan data NIK dari penerima manfaat”, tutur Wapres menjelaskan.

Wapres juga meminta Pemprov Jawa Timur meningkatkan kinerja untuk memperbaiki pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kini mulai menggunakan kategori level. “Diperlukan upaya tambahan agar pelaksanaan pembatasan dapat lebih baik lagi”, ucap Ma’aruf Amin. (wem; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *