Women Insight

AYU KYLA BERSAMA GAVRA MANDIRI AKAN LAKUKAN PENDAMPINGAN KELUARGA KORBAN KEBAKARAN LAPAS TANGERANG

ARSNewsy-, Sebagai seorang Motivator Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang biasa menangani narapidana untuk diberikan motivasi agar tetap semangat menjalani masa hukuman, Ayu Kyla turut berbelasungkawa dan menanggapi soal terbakarnya Lapas Tanggerang, adalah kecelakaan murni. Tidak ada unsur kesengajaan apapun, memang musibah yang diakibatkan oleh aliran listrik, dari pihak Lapas dan Dirjenpas sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar bisa diusut tuntas permasalahan apa yang menimbulkan dan memicu terjadi kebakaran di lapas Tangerang.

Ayu Kyla Bersama Gavra Mandiri“Banyak dugaan yang menyinggung atas terbakarnya Lapas Tangerang. Saya sebagai motivator Lapas dan Rutan hanya mempunyai akses memotivasi narapidana, saya tidak ada kewenangan lebih dalam untuk mengetahi apa yang terjadi. Kita tinggal menunggu hasil dari penelusuran pihak kepolisian apa penyebab terjadinya kebakaran sebenarnya”, kata Ayu Kyla dalam acara zoom meeting yang diadakan oleh Satunusantaranews (13/09/2021) dengan topik Lapas Tangerang dan Motivator.

Jumlah narapidana (napi) yang tewas akibat kebakaran hebat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Kota Tangerang, berjumlah 46 orang. Hal ini tentunya meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggalkan, untuk itu Ayu Kyla bersama Gavra Mandiri akan melakukan pendampingan bagi para keluarga korban.

Untuk keluarga korban narapidana yang ditinggalkan dari tim Gavra Mandiri sudah menghubungi keluarga korban narapidana yang meninggal untuk menemuinya. Gavra Mandiri serta pihak Lapas akan berkolaborasi untuk menemui keluarga korban narapidana, dan secara khusus Ayu Kyla akan terjun langsung menemui dan memberikan motivasi kepada keluar korban narapidana yang meninggal.

Bagi Ayu Kyla yang juga dikenal sebagai motivator artis, Metorde Hipnoterapi menjadi cara untuk bisa membangkitkan motivasi para napi. “Metode hopnoterapis yang saya gunakan bersifat umum, hanya dengan mendekatkan diri kepada orang yang ditanganinya, memahami karakter, tingkahlaku, sifat, dan kepribadian orang yang ditangani. Hingga orang yang saya tangani menceritakan sendiri keluh kesah dan masalah untuk bisa menyelesaikanya”, paparnya.

Ditambahkan oleh Ayu Kyla bahwa fasilitas rutan dan lapas di Indonesia sudah memadai seperti adanya pemberitahuan bila suhu di dalam melebihi dari normal. Lapas Tangerang sudah masuk dalam wilayah bebas korupsi dan untuk fasilitas yang ada sudah lengkap seperti alat alat pemadam kebakaran sudah tersedia disana.

“Pelatihan dirutan dan lapas untuk menanggulai bencana seperti banjir dan kebakaran sudah diajarakan bagaimana cara menanggulanginya. Semua petuga wajib ikut serta, karena bencana tidak tahu kapan dan dimana akan terjadi. Kebakaran di Lapas Tangerang ini terjadinya satu blok, dimana api itu cepat sekali melahap Lapas. Petugas yang pada malam terjadinya kebakaran sudah luar biasa sekali untuk mengevakuasi”, pungkas Ayu Kyla. (rls; foto dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *